alpari uk bangkrutTidak hanya para prime broker forex yang mengalami kerugian besar akibat peristiwa mengejutkan—black swan CHF. Salah satu broker forex ternama Alpari UK, yang juga memiliki lisensi dari FCA mengalami kebangkrutan akibat black swan CHF pada 15 Januari bulan lalu. Kurang lebih $45 juta kerugian yang harus di derita oleh Alpari UK akibat balance negatif para kliennya dan tentunya ini membuat keuangan Alpari UK menjadi pailit dan bangkrut.

FCA telah menunjuk para profesional auditor Richard Heis, Samantha Bewick dan Mark Firmin dari perusahaan Auditor ternama KPMG LLP untuk mengaudit secara detail keuangan Alpari UK. Dana nasabah yang harus di kembalikan Alpari UK sekitar $99 juta.

Kebangkrutan Hanya di Alami Alpari UK

Walaupun Alpari memiliki beberapa lisensi seperti di Rusia ataupun New Zealand, namun kebangkrutan hanya di alami oleh Alpari UK, karena brand Alpari setiap negara memiliki manajemen yang berbeda dan itu artinya kebangrutan Alpari UK tidak akan berdampak ke Alpari di negara lainnya.

Jika anda merupakan salah satu klien Alpari UK, mungkin beberapa minggu kedepan akan mendapatkan informasi terbaru seputar uang anda yang masih berada di dalam akun Alpari UK, ada baiknya anda memantau langsung update terbaru dari KPMG LLP, bisa dengan langsung mengunjungi situsnya.

Situs KPMG LLP untuk status terbaru Alpari UK: http://www.kpmg.com/uk/alpari
Anda juga bisa menghubungi mereka di: alpariukclaims@kpmg.co.uk

LQD MarketsLQD Markets Bangkrut

Rincian baru menjelaskan rantaian peristiwa yang di alami broker Inggris untuk mencari bantuan dari FCA, setelah kehilangan lebih dari satu juta dolar dan gagal menemukan pembeli untuk 50% dari aset perusahaan dalam bursa sebesar 500K.

Berdasarkan pengumuman di website perusahaan tersebut, salah satu broker kecil yang juga memiliki lisensi di FCA, LQD Markets, telah mengajukan perlindungan kebangkrutan di bawah regulator Inggris—pengawas regulasi keuangan.

Perwakilan LQD Markets tidak bisa dihubungi. Nomor telepon untuk bantuan telah terputus, sementara posisi klien telah ditutup sebagaimana perintahkan FCA, perusahaan untuk berhenti menjalankan setiap operasinya yang berhubungan dengan kegiatan yang telah diatur.

Menurut pesan resmi di website LQD Markets, klien akan dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan login ke akun mereka.

excel marketsExcel Markets Bangkrut Juga

Broker forex baru yang memiliki lisensi di New Zealand dan cukup populer yaitu Excel Markets pun harus mengalami kebangkrutan setelah kejadian black swan pada mata uang swiss. Excel Markets melaporkan harus kehilangan semua asetnya akibat peristiwa itu.

Berbeda dengan Alpari UK, sejauh ini Excel Markets sudah mengembalikan sekitar 96% dari ($1,954 juta) dana para kliennya dan sisanya akan di kembalikan secara bertahap hingga semua dana klien selesai di kembalikan oleh Excel Markets.

Broker Forex Yang Mengalami Kerugian Terbesar?

Ya, broker ritel forex terbesar di dunia yaitu FXCM harus mengalami kerugian terbesar akibat peristiwa black swan CHF, kerugian FXCM akibat balance negatif para kliennya mencapai $225 juta, namun dalam waktu singkat FXCM mendapat pinjaman tunai dari Leucadia National Corp sebesar $300 juta.

Broker Forex yang Profit?

Ternyata tidak semua broker ritel forex mengalami kerugian akibat peristiwa black swan, beberapa broker forex ternama seperti Gain Capital (forex.com), Gallan Capital Markets, iForex, IronFx, Markets, MFX Broker, Plus500, UFX Bank, XM & XTB mendapatkan keuntungan atas kejadian black swan.

Berikut detail kerugian dan keuntungan yang di alami oleh broker forex ritel

detail kerugian para broker pada peristiwa black swan CHF