“Jika tingkat inflasi saat ini dapat menjelaskan tidak mendekati 2,0 persen … kita jelas tidak dalam kondisi deflasi, yang didefinisikan sebagai penurunan self-reinforcing harga yang berbasis luas di seluruh item dan seluruh negara – Mario Draghi, Presiden ECB.

Inflasi yang masih rendah telah menjadi topik utama untuk di diskusikan selama beberapa bulan terakhir. Inflasi telah menjadi patokan untuk pemandu kemajuan bagi bank sentral, sama seperti tingkat pengangguran di Inggris tahun ini, kekhawatiran tentang penurunan rate lain dan pelaksanaan suku bunga deposito negatif dinaikkan sekali lagi, bagaimanapun, GDP Jerman lebih kuat dari yang diperkirakan sebagai indikator positif dari data yang dirilis pada hari Jumat yang mengurangi kekhawatiran tentang penyesuaian kebijakan moneter ECB minggu ini.

Sebuah laporan dari Eurostat menunjukkan harga konsumen di blok 18-negara maju 0,8% bulan ini. Itu persis tingkat yang sama seperti pada bulan Januari dan Desember, dan di atas perkiraan pasar pada angka 0,7%. Beberapa analis bahkan meyakini CPI bisa jatuh menjadi 0,6% atau bahkan 0,5% dibandingkan periode yang diamati, inflasi di Jerman jatuh sedikit dari perkiraan baik secara bulanan dan tahunan. Pada saat yang sama, data utama melonjak 1% dari 0,8% bulan sebelumnya. Tanda lain ekonomi telah stabil adalah ketahanan pasar tenaga kerja, seperti tingkat pengangguran tetap tidak berubah sebesar 12% pada bulan Januari.

Setelah rilis data mata uang tunggal euro melonjak 0,46% terhadap US dollar dan menyentuh 1.3803, menandai level tertinggi sejak awal tahun dan menunjukan walaupun sentimen pasar masih bearish, namun tidak mampu menghadang penguatan pair tersebut.

Fokus pada ECB Minggu ini